Wednesday, 08-07-2020

Terbaru, Fachrori Keluarkan Surat Edaran ASN Bekerja dari Rumah

Terbaru, Fachrori Keluarkan Surat Edaran ASN Bekerja dari Rumah

PANTAUJAMBI.COM,Kota Jambi- Gubernur Jambi fachrori Umar mengeluarkan surat edaran tentang penyesuaian sistem kerja aparatur sipil negara dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dilingkungan pemerintah provinsi Jambi.

Surat Edaran Nomor 921/SE/Gub/III/2020 ditandatangani oleh Gubernur pada hari ini 20 Maret 2020. Surat edaran tersebut berisikan kepada ASN baik itu pejabat fungsional pelaksana serta PT melaksanakan tugas kedinasan di rumah atau tempat tinggal masing-masing. Sementara pejabat pimpinan tinggi Madya, pimpinan tinggi Pratama, administrator dan pengawas tetap berdinas atau masuk kantor dengan aktivitas kegiatan sebagaimana biasa agar penyelenggaraan pemerintahan tidak terhambat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam mencegah Covid-19.

Dalam surat edaran tersebut kepala perangkat daerah mengatur pembagian jadwal fungsional atau pelaksana secara bergilir untuk melaksanakan tugas di kantor setiap harinya dengan ketentuan setiap pengawas didampingi oleh satu orang pejabat fungsional atau pelaksana.

Selain itu absensi tetap hadir pagi dan sore digunakan sistem manual dan harus ditandatangani oleh yang bersangkutan di kantor.

Sementara ASN yang melaksanakan tugas kedinasan di rumah atau tempat tinggal harus dipastikan tetap berada dirumah selama melaksanakan tugas kecuali adanya kepentingan mendesak untuk memenuhi kebutuhan tertentu dan harus melapor kepada atasan langsung.

Tugas yang telah dilaksanakan di rumah segera disampaikan kepada atasan langsung dengan ketentuan tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Juru bicara pemerintah Provinsi Jambi johansyah mengatakan ASN yang melaksanakan tugas kedinasan di rumah wajib mengirimkan kondisi pekerjaan dan posisi bertugas melalui media elektronik yang disepakati bersama atas langsung.

Selain itu jika dianggap perlu ASN diperkenankan melaksanakan tugas pekerjaan di kantor. Gubernur Jambi juga meminta penyelenggaraan tatap muka yang menghadirkan banyak peserta agar ditunda atau dibatalkan.

Sementara  untuk kesehatan publik Rumah Sakit Umum Raden mattaher Jambi dan Rumah Sakit Jiwa tetap melaksanakan tugas sebagaimana biasa dengan tetap memperhatikan kesehatan dan kebersihan diri. Surat edaran ini berlaku efektif mulai tanggal 20 Maret 2020 hingga tanggal 4 April 2020.(FH)

Tag: