Sunday, 26-05-2019

Organisasi Pemuda Muaro Jambi Gelar Aksi Demo, Minta Aparat Segera Selesaikan Kasus Fathuri.

Organisasi Pemuda Muaro Jambi Gelar Aksi Demo, Minta Aparat Segera Selesaikan Kasus Fathuri.

PANTAUJAMBI.COM, Muaro Jambi - Organisasi pemuda yang tergabung dalam Badko HMI Jambi, Ikatan Mahasiswa Muaro Jambi (IMMJ) dan KNPI Muaro Jambi, Senin (13/5), melakukan aksi demontrasi di Polres Muaro Jambi.

 

Kedatangan massa pendemo ini mendesak terkait penuntasan kasus korupsi Bantuan Sosial (Bansos), yang merugikan Negara dengan temuan BPKP sekitar Rp870.000.000,- (Delapan ratus tujuh puluh juta rupiah).

 

Sebelumnya, pada tahun 2016 silam Polres Muaro Jambi, melalui Kasat Reskrim AKP Fajar Gumilang, membenarkan telah menetapkan dua anggota dewan aktif, yaitu Muhammad Jamaah (MJ) yang berasal dari Partai Gerindra dan Fathuri Rahman (FH) dari Partai PAN, keduanya ditetapkan tersangka oleh Polres Muaro Jambi bersama dengan Mantan Kadis Disperindag dan Mantan PPTK-nya.

 

Massa pendemo juga menyayangkan lambannya pengungkapan berkas kasus korupsi yang menyandera Anggota Dewan Aktif yaitu Fathuri Rahman (FH) sebagai tersangka. “Ditetapkan sebagai tersangka-kan sudah lama, sejak 2016 lalu, kenapa berkasnya hingga tahun 2019 tidak pernah lengkap, jadi kapan mau disidang?” ujar Iin korlap aksi.

 

Iin menegaskan, penegakan hukum di Muaro Jambi tidak boleh tebang pilih, karena tersangka lain seperti Kadis Koperindag (WR), Kabid/PPTK (HS), dan (MJ) telah disidang dan divonis hakim inkrah, untuk itu yang belum disidang hanya FH karena berkasnya tak pernah lengkap. Kasus FH-kan sama dengan AJ, hanya beda nama koperasi saja, kenapa penindakan hukumnya berbeda, tanya Iin?

 

“Kami mensupport aparat Kepolisian dan Kejaksaan untuk menuntaskan persoalan hukum di Bumi Sailun Salimbai,” harapnya. Sementara itu, Wakapolres Muaro Jambi Kompol Wirmanto Dinata, S.Ag didampingi Kasat Reskrim AKP George Alexander Pakke, menemui massa aksi tersebut.

 

“Polres Muaro Jambi berkomitmen akan menuntaskan perkara korupsi bansos tersebut,” tegas Wakapolres.

 

Ditambahkan Kasat Reskrim, untuk diketahui bahwa Polres Muaro Jambi telah 3 kali menaikan berkas tersangka FH, namun selalu dikembalikan Jaksa Muaro Jambi dengan alasan tidak lengkap, ujar George. (PJ)