Sunday, 31-05-2020

Forum Peduli Hijau Bungo Minta Pemkab dan Aparat Bersikap Tegas Terhadap PETI

Forum Peduli Hijau Bungo Minta Pemkab dan Aparat Bersikap Tegas Terhadap PETI

PANTAUJAMBI.COM,Bungo- Forum Peduli Bungo Hijau-FPBH melalui Koordinator Hasan Ibrahim meminta Aparat Penegak Hukum dan Pemerintah Kabupaten Bungo bersikap Tegas utk memberantas pelaku Penambang Emas Tanpa Izin-Peti.

Hal tersebut terungkap saat forum group discussion yang digelar oleh forum peduli hijau Bungo dengan mengambil tema Menindaklanjuti persoalan Pertambangan emas tanpa izin di wilayah kabupaten Bungo. Dalam diskusi ini dihasilkan beberapa poin jadi meminta population untuk mempublikasikan berbagai alat bukti yang diperoleh saat razia serta penangkapan berlangsung.

FPBH juga mempertanyakan Pakta integritas di tingkatan eksekutif Kabupaten Bungo. Meminta dan menyurati Pertamina terkait bahan bakar yang diperjualbelikan untuk pertambangan.

Meminta tim penanganan PETI di kabupaten bungo untuk menjelaskan kepada publik tentang sejauh mana kasus PETI di Kabupaten Bungo dan melakukan deklarasi anti PETI di Kabupaten Bungo.

"Kami FPBH Kab.Bungo untuk tidak ber_andai² dalam kasus ini dan akan terus melakukan Pemantauan sejauh mana pelaksanaan pemberantasan PETI. Bukan berarti kita mencampuri dan atau Mengintervensi kenirja Aparat Penegak Hukum dalam Penetapan Tersangka, namun yg menjadi pertanyaan besar dan secara kasat mata dapat dilihat bahwa puluhan alat berat di tempat praktek PETI, Tegas Hasan Ibrahim.

Harapan semua masyarakat Aktifitas PETI yg merusak Lingkungan dan Pencemaran aliran Sungai ini, tidak lagi dilakukan karena akan terjadi Pencemaran aliran Sungai yg ekosistem yang hidup di air tawar tersebut akan mati.

" Sekali lagi kiranya Pemerintah Kabupaten dapat bersikap tegas dan Penegak Hukum juga bertindak sesuai dg ketentuan perundang-undangan yg berlaku Karena logika kita Alat Berat itu tidak akan mampu di beli oleh masyarakat biasa,yang ekonominya kurang mampu, dalam artian disini tentu ada Pemilik Alat atau Pemodal" Tambah Hasan ibrahim.

Di sini sangat jelas siapa yang patut bertanggung jawab dengan tidak mengorbankan masyarakat biasa Paparnya. FPBH juga ikut berterima kasih atas upaya-upaya yang sudah dilakukan dengan tetap mengedepankan Praduga tidak bersalah. Sementara FPHB iugs terus berupaya agar persoalan PETI ini bisa tuntas, dan tidak ada lagi Praktek-praktek PETI yg saat ini puluhan alat berat sudah banyak terdapat di tempat kejadian. Kami Pesimis selagi pemilik alat berat tidak di minta pertanggung jawabannya, tidak menutup kemungkinan aktifitas ini akan berlanjut atau terulang lagi dg alat berat yg sama.

Mohon kiranya Aparat Penegak Hukum dapat tuntas untuk menindak tegas Pemilik alat berat yg menjadi pemodal praktek illegal tandasnya.(FH)

Tag: